FAQ

Tanya Jawab Kandungan dan Manfaat ICP (Innovative Cardiotonic Pills)

 

  1. Berapa jumlah produk yang harus dikonsumsi agar dapat sembuh?

ICP dapat membantu menyembuhkan keluhan penyakit Anda. Namun kami tidak dapat menjamin kesembuhan karena kondisi tubuh dan mental dari setiap individu berbeda. Kami menawarkan usaha sebagai manusia, tetapi tetap Tuhan yang menyembuhkan.

  1. Apakah ICP dapat mencegah gangguan jantung koroner?

Jantung koroner merupakan penyakit progresif yang penyebab utamanya adalah pengerasan plak pada pembeluh darah arteri. ICP mampu mencegah terjadinya pengumpulan lemak darah, menurunkan kadar kolesteron, dan trigliserid. Selain itu, ICP juga dapat mengencerkan darah, memperbaiki mikrosirkulasi tubuh, penangkal radikal bebas, melindungi sel otot jantung secara multi layer, multi point, dan multi sistem.

  1. Apakah ICP dapat mengatasi kolesterol yang tinggi?

ICP dapat menurunkan kadar lemak darah, kolesterol, LDL, hiper LDL, dan meningkatkan HDL.

  1. Saya memiliki hipertensi dan nyeri dada kiri, apakah saya dapat mengonsumsi ICP?

ICP mampu menurunkan tekanan darah, memperbaiki jantung, meningkatkan gerak pembuluh darah, menekan pembengkakkan jantung, dan menurunkan hipertensi, serta jantung koroner.

  1. Apakah saya sudah terlambat mengonsumsi ICP? Karena saya sudah mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung 2 minggu lalu.

Penyumbatan pembuluh darah jantung merupakan penyumbatan yang terjadi pada salah satu cabang pembuluh darah di jantung. Dengan adanya penyumbatan, sel-sel jantung tidak mendapatkan asupan darah dan oksigen. Hal itu memicu kerusakan dan kelainan terhadap otot jantung.

Apabila segera dan rutin mengonsumsi ICP, Anda dapat mengurangi penyumbatan yang ada. Setelah mengetahui ada penyumbatan darah di jantung, segeralah untuk mengonsumsi ICP.

  1. Apakah nyeri dada dapat mengonsumsi ICP?

Sebaiknya periksakan dulu ke dokter agar mendapat penanganan segera. Jika nyeri dada diakibatkan gangguan jantung koroner, ICP adalah pilihan yang tepat.

  1. Mengapa ICP mampu meringankan gejala nyeri dada kiri dengan cepat?

ICP diproses secara ekstraksi kemudian hasilnya dibentuk menjadi fisik sehingga akan terurai ketika dikonsumsi secara sublingual di bawah lidah. OCP meresap di dalam pembuluh darah jantung sehingga meringankan nyeri dada kiri. Adanya fungsi ion Ca2+ sebagai anti radikan bebas, mencegah penumpukan lemak darah, menurunkan kadar lemak, dan kekentalan darah. Dengan lancarnya aliran darah di jantung, maka gangguan jantung akan berkurang.

Dari hasil penelitian, ICP dapat menyelaraskan sistem saraf vagus dan simpatik sehingga memberi kenyamanan bagi permasalahan syaraf. ICP tidak hanya meringankan nyeri dada kiri dengan cepat tetapi juga mampu mencegah terjadinya nyeri dada kiri untuk jangka waktu yang panjang.

  1. Apakah saya boleh mengonsumsi ICP karena nyeri dada kiri tetapi detak jantung saya cepat?

ICP sangat disarankan untuk dikonsumsi bagi penderita gangguan jantung karena ICP dapat meringankan gejala nyeri dada kiri dan menurunkan kadar lemak darah. Selain itu, ICP juga efektif untuk mengurangi reaksi berlebihan sistem syaraf dan memperlambat detak jantung. Dengan demikian, ICP cocok untuk penyakit jantung koroner yang disertai detak jantung yang cepat.

  1. Apakah gangguan pencernaan juga dapat mengonsumsi ICP? Karena saya mengalami gangguan pencernaan dengan rasa sesak dan kembung. Kadang terasa panas dan mual. Saya sudah mengonsumsi berbagai macam obat tetapi tidak efektif. Lalu teman saya menganjurkan melakukan scan radiografi. Ternyata, dokter mengatakan jika ada gejala kekurangan darah di jantung dan disarankan mengonsumsi ICP. Setelah mengonsumsi 2 minggu, gejala di atas berkurang. Saya sangat senang.

Anda tidak mengalami gangguan pencernaan tetapi gangguan jantung koroner. Namun gejalanya bukan gejala umum.

Gejala umum jantung koroner adalah terasa nyeri di daerah dada selama 1—5 menit. Nyerinya dari ulu hati sampai ke bahu sebelah kiri. Gangguan pencernaan yang Anda maksud adalah gangguan jantung koroner yang terjadi ketika dinding jantung bagian bawah mengalami gangguan. Gangguan itu dapat berupa penyumbatan atau pengerasan pembuluh darah jantung. Saraf nyeri tersebut berhubungan dengan syaraf nyeri lambung, sehingga terasa seperti gangguan pencernaan.

Gangguan jantung memiliki tanda-tanda lain, yaitu:

  • Lengan bagian atas atau bahu terasa nyeri sampai susah mengangkat tangan
  • Napas tersengal-sengal seperti asma. Gejala hilang setelah duduk tenang tetapi akan kambuh kembali setelah banyak berjalan. Biasanya banyak terjadi pada manula.
  • Lelah di seluruh tubuh dan lemas meski hanya berdiri
  • Rahang bawah nyeri yang meluas hingga ke leher. Jika dilakukan tindakan tetapi tidak teratasi, maka harus waspada karena kemungkinan gangguan jantung.
  • Orang tua saya mengalami gangguan jantung koroner, kapan saya mulai mengonsumsi ICP?

Apabila orang tua mengalami gangguan jantung koroner, anak akan berisiko 4 kali lipat terserang. Jika salah satu orang tua mengalami gangguan jantung koroner, anak akan berisiko 2 kali lipat. Jika sebelum memiliki anak sudah memiliki gangguan jantung koroner, maka anak akan berisiko 5 kali lipat terserang.

Gangguan jantung koroner dipengaruhi oleh faktur genetik. Bagi Anda yang memiliki riwayat tersebut, harus lebih waspada terhadap hipertensi dan kolesterol tinggi dengan mengendalikan berat badan dan mengatur pola makan. Segera mengonsumsi ICP untuk melakukan pencegahan.

  1. Saya seringkali mengalami palpitasi jantung, jari terasa kebas. Apakah mikrosirkulasi saya bermasalah? Bolehkan mengonsumsi ICP?

Jika gejala di atas muncul, maka kesehatan pembuluh darah terganggu. Gejala tersebut menunjukkan jika Anda berisiko mengidap penyakit jantung koroner, sumbatan alirah darah ke otak, dan penyakit pembuluh darah lainnya. Jika dibiarkan, dapat menyumbat di jantung dan otak. Anda disarankan untuk mengonsumsi ICP agar mencegah penyakit pembuluh darah jantung dan otak. Jika ada gejala lain yang ada di bawah, maka Anda harus waspada.

  • Badan tidak bertenaga
  • Nyeri di dada
  • Penglihatan menurun dan kabur
  • Nyeri kepala
  • Telinga berdenging
  • Pusing
  • BAK terlalu sering
  • Badan panas, leher, dan bahu tidak nyaman
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan ICP untuk terurai?

ICP membutuhkan waktu 3 menit untuk terurai. Anda dapat melakukan uji coba dengan mengambil 1 gelas. Kemudian isi dengan air bersuhu 37oC. Taburkan ICP ke dalamnya. Goyangkan sedikit lalu Anda akan melihat butir ICP akan larut sekitar 3 menit. Hal ini terbukti jika ICP mudah larut.

  1. Seberapa cepat kerja ICP jika digunakan secara sublingual (di bawah lidah)?

ICP bekerja sangat cepat. Menurut para ahli, 40,2% pasien yang mengonsumsi ICP rasa sakit mereka langsung reda. Sedangkan 48,04% merasakan nyeri dada kiri mereka hilang dalam 3—8 menit, dengan efisiensi sebesar 88%.

  1. Apa saja keistimewaan dari ICP?

Penilaian yang diberikan konsumen untuk ICP adalah 335, yaitu 3 kecil (ukuran, dosis, dan efek samping yang kecil), 3 efektivitas (cepat, mutu, dan tahan lama), 5 mudah (mudah dibawa, mudah dikonsumsi, mudah disiapkan, mudah disimpan, dan mudah didistribusikan).

  1. Bagaimana proses pembuatan ICP?

Bahan baku danshen, notoginseng dan borneol dipanen dari lahan perkebunan yang berstandar GAP. GAP merupakan Good Agriculture Practice yaitu standarisasi penanaman yang baik. Lahan yang kali pertama menerapakan GAP di China adalah ICP.

Setelah bahan baku dikumpulkan, kemudian melalui proses ekstraksi. Tasly Group merupakan industri yang mengajukan standarisasi proses ekstraksi yang baik (GEP). Setelah melalui ekstraksi, kemudian diolah menjadi butiran, yang disebut GMP. Semua proses produksi ICP memenuhi standarisasi terbaru dengan skala internasional.

  1. Apakah wanita hamil dapat mengonsumsi ICP?

Karena ICP bereaksi melancarkan peredaran darah, maka wanita hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi ICP.

  1. Apakah penderita kanker dapat mengonsumsi ICP?

Kanker bukan gejala penyakir yang dilarang oleh ICP. Jika Anda menginginkan perbaikan mikrosirkulasi, menjaga jantung, maka dapat dikonsumsi.

  1. Apa saja makanan yang tidak diperbolehkan dikonsumsi ketika mengonsumsi ICP?

Penderita jantung koroner seharusnya tidak memakan daging, makanan berlemak, jeroan, merokok, dan alkohol, jadi jika mengonsumsi ICP, harus mengurangi makanan yang berkolesterol tinggi. Hal ini bukanlah pantangan bagi ICP tetapi penderita jantung koroner seharusnya tidak mengonsumsi makanan tersebut.

  1. Berapa dosis ICP sekali makan?

Dosis yang digunakan 1—2 sekali makan dan sehari 1—2 kali. Ketika nyeri di dada kiri, dapat ditambahkan 1 kapsul dan nyeri dada segera teratasi.

  1. Siapa yang dianjurkan mengonsumsi ICP?

Orang yang memiliki lemak darah berlebih, HDL rendah, hipertensi, perokok, obesitas, diabetes, tekanan pikiran, kelompok sub-sehat yang dianjurkan untuk mengonsumsi ICP.

  1. Ketika mengonsumsi ICP, lebih baik ditelan atau sublingual?

Cara mengonsumsi ICP dapat ditelan. Tetapi secara kedokteran, ICP dikonsumsi secara sublingual agar mendapatkan efek lebih cepat. Jika ingin memperbaiki kondisi kesehatan, dianjurkan untuk mengonsumsi ICP secara sublingual untuk hasil yang cepat.

  1. Ketika mengonsumsi ICP sebaiknya sebelum atau sesudah makan?

Kami anjurkan untuk sesudah makan, terutama bagi yang memiliki radang lambung. Dengan mengonsumsi sesudah makan, menghindari reaksi pencernaan pasien.

  1. Apakah ICP boleh dikonsumsi oleh wanita menstruasi atau yang sedang mengalami pendarahan?

Menstruasi merupakan kondisi fisiologis khusus sehingga tidak masalah mengonsumsi ICP saat menstruasi. Namun ketika pendarahan, lebih baik menunggu kondisi stabil, baru mengonsumsi ICP.

  1. Apakah tidak ada efek samping yang dilaporkan oleh konsumen?

Penelitian menunjukkan tidak ada kandungan racun pada ICP, sehingga tidak ada efek samping. Berdasarkan hasil survey terhadap ratusan ribu pasien di rumah sakit, sekitar 1% pasien merasakan pusing, kepala membengkak, muka kemerahan, dan ada sebagian kecil yang mengatakan merasakan gangguan pada lambung. Keluhan tersebut dapat hilang tanpa diobati.

  1. Apakah ICP dapat menurunkan kadar lemak darah?

ICP dapat menurunkan kadar lemak darah. Hasil riset menunjukkan bahwa mengonsumsi ICP selama 1—2 bulan, kadar kolesterol menurun dengan trigliserid, kolesterol, dan LDL lebih rendah. Angka HDL meningkat sehingga terjadi kestabilan nilai kolesterol.

  1. Telah dikatakan jika ICP mengurangi penimbunan plak keras di pembuluh darah. Apakah bukti ilmiahnya?

ICP dapat menurunkan kadar lemak darah dan mengikis plak yang menempel di pembuluh darah. Para ahli mengamati bahwa ICP dapat membuat plak yang menimbun di pembuluh darah arteri menjadi kecil. Bukti ini mengubah pandangan bahwa plak yang menimbun di pembuluh darah tidak bisa dihilangkan, namun ICP mampu melakukannya. Hal ini karena ICP berfungsi sebagai berikut:

  • Menurunkan kadar lemak darah
  • Antioksidan
  • Anti pengeroposan kalsium
  • Melindungi dinding pembuluh darah, sehingga mencegah plak.
  • Apakah detak jantung lambat (20—60 detakan/menit) dan tekanan darah rendah dapat mengonsumsi ICP?

Banyak faktor yang menyebabkan detak jantung lambat dan tekanan darah rendah. Jika hal itu disebabkan oleh gangguan jantung koroner, atau asupan darah otot jantung berkurang, maka boleh mengonsumsi ICP.

  1. Jika keluhan gejala sudah hilang setelah mengonsumsi ICP, apakah masih harus dilanjutkan?

Gejalan hanya penampakan luar dari gangguan yang ada. Akar penyakit belum tentu hilang. Jadi dihimbau agar terus melanjutkan mengonsumsi ICP jika gejala sudah hilang untuk hasil lebih maksimal.

  1. Apakah pengaruh ICP terhadap tensi darah?

ICP tidak menunjukkan reaksi pada tensi normal, tetapi menunjukkan reaksi yang menurunkan tekanan darah pada hipertensi penderita jantung koroner. ICP pun dapat memperbaiki kondisi kurang darah di otot jantung dan menstabilkan kadar lemak darah.

Dengan menurunnya tekanan darah, beban kenja jantung dan konsumsi oksigen pun berkurang. Hal ini dapat memberikan manfaat bagis sel otot jantung sehingga ICP adalah pilihan utama penderita gangguan jantung koroner yang disertai hipertensi.

  1. Apa ada hubungan musim dengan reaksi penumbatan pembuluh darah jantung?

Penyumbatan pembuluh darah banyak terdari pada pertukaran akhir musim gugur dan awal musim semi. Pada musim tersebut, banyak terjadi perubahan cuaca. Karena sebentar dingin lalu hangat. Suhu dingin merangsang syaraf simpatis sehingga tekanan darah naik dan detak jantung menjadi meningkat, memicu kejang pembuluh darah arteri jantung koroner.

Pada musim tersebut, penderita gangguan jantung harus memperhatikan kehangatan tubuh dan tidak dianjurkan melakukan aktivitas di luar ruangan pada pagi hari. Usahakan pula tidak keluar rumah saat angin kencang. Penderita gangguan jantung koroner harus rutin mengonsumsi ICP untuk menjaga kondisi kesehatan.

  1. Bagaimana bekuan darah dapat terjadi? Apa akibat yang ditimbulkan? Bagaimana cara mencegahnya?

Bekuan darah atau trombus terbentuk karena penimbunan trombosit darah. Trombosit ini dapat menimbun di dalam rongga pembuluh darah jantung dan mengakibatkan terjadinya endapan yang mengeras. Endapan tersebut adalah trombus.

Saat dinding pembuluh darah terluka, kemudian melepaskan cairan pembeku sehingga melekat dengan fibrin protean dalam darah dengan membentuk jaring. Jaring tersebut akan menangkap eritrosit yang akan menumpuk dan membentuk trombus yang akan menyumbat pembuluh darah. Hal itu mengakibatkan organ tubuh kekurangan darah dan mengerit. Trombus dapat menyebabkan stroke, lumpuh otak, nyeri dada, jantung koroner. Cara mencegah terjadinya trombus adalah mengurangi makanan berminyak dan berkalori tinggi serta makanan manis. Kurangi garam dan perasa pada makanan. Kemudian perbanyak makan sayuran, buah, kacang-kacangan, dan makanan berprotein. Anda pun rajin berolah raga dan rajin mengonsumsi ICP.

  1. Apakah ICP mampu mencegah penyumbatan otot jantung?

Dalam mencegah penyumbatan otot jantung, jaga pola hidup sehat, bekerja dan istirahat teratur, tidak merokok, hindari makanan dengan perasa, kurangi konsumsi jeroan dan minyak hewani, jaga berat badan, periksa kadar lemak darah dengan rutin, rutin mengonsumsi obat bagi hipertensi, dan menjaga gula darah agar stabil.

Dengan mencegah sebab pemicu terjadinya pengerasan plak dan pembuluh darah jantung, mencegah risiko kambuh. Selain itu, rutinlah dalam mengonsumsi ICP.

  1. Bagaimana cara menghindari agar sumbatan pembuluh jantung tidak kambuh?

Cara agar sumbatan pembuluh jantung tidak kambuh adalah dengan tidak merokok, tidak tegang ketika bekerja, kurangi perasa masakan, dan konsumsi ICP dengan jangka panjang.

  1. Jika ada riwayat hipertensi, apakah saya mulai mencegah penyakit jantung?

Penyakit jantung hanya menyerang beberapa kelompok dengan risiko tinggi agar tidak terserang, yaitu:

  • Penderita hipertensi

Penderita hipertensi terkena penyakit jantung dengan persentase kemungkinan sebesar 5—8 kali dari orang normal. Karena hipertensi salah satu akibat dari pengerasan plak di pembuluh darah.

  • Penderita kadar lemak darah tidak normal

Kadar lemak darah tidak normal disebabkan oleh kadar kolesterol, LDL tinggi, trigliserid, dan HDL rendah. Ketidaknormalan tersebut menyebabkan pembentukan plak dalam pembuluh darah arteri.

  • Perokok

Persentasi perokok terserang penyakit jantung adalah 2—6 kali. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin banyak risiko terserang. Hal itu disebabkan karena nikorin dalam rokok yang menyebabkan tekanan darah naik, detak jantung bertambah cepat, dan konsumsi oksigen dalam jantung bertambah.

  • Penderita diabetes

Persentase penderita diabetes lebih tinggi 2 kali lipat dari orang normal untuk terserang penyakit jantung. Dari 1000 penderita diabetes, 38% di antaranya terkena gangguan jantung koroner.

  • Obesitas

Bagi para obesitas, gangguan jantung koroner mencapai 49,6%.

  • Wanita menopause

Wanita sebelum menopause terkena gangguan jantung lebih rendah dari pria karena adanya hormon estrogen. Hormon estrogen meningkatkan kadar HDL, menurunkan kadar LDL, yang bisa mencegah gangguan jantung koroner. Ketika wanita telah menopause, hormon estrogen menurun drastis dan reaksi pelindung alami menghilang. Dengan demikian, wanita menopause rentan terserang gangguan jantung koroner.

  • Kurang olah raga.

Olah raga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Jika kurang olah raga, pembuluh darah jantung koroner akan kurang terlatih sehingga sirkulasi darah kurang baik.

  • Orang-orang yang banyak berpikir

Kurang menggerakkan badan dan lebih banyak berpikir, akan sering merasakan tekanan sehingga mudah menderita gangguan jantung koroner. Ketegangan dalam jangka panjang akan terjadi kekacauan dalam sistem endoktrin.

Oleh sebab itu Sangat penting bagi kelompok yang berisiko terkena gangguan jantung koroner menjaga kesehatannya. ICP Capsule mempunyai fungsi untuk mencegah pengerasan plak di pembuluh darah, mencegah gangguan jantung, yang efeknya sudah membuat jutaan konsumen terhindar dari penyakit jantung.